Senin, 14 Maret 2011

LP Ma’arif Sebagai Ujung Tombak Kaderisasi

NU Jombang Online,
Bertempat di Aula Graha Gus Dur Jombang, Pengurung LP Ma’arif NU Jombang pada hari Rabu (1/09/2010) mengadakan pelatihan materi Aswaja NU (Ahlissunah wal Jama’ah Nahdlatul Ulama) bagi guru-guru Madrasah Ibtida’iyah (MI) di bawah naungan LP Ma’arif NU Jombang. Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan PCNU Jombang dalam menyambut dan memeriahkan bulan suci Ramadhan, disamping kegiatan Tarawih Keliling (Tarling), pengiriman da’i dan pembagian zakat.

Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan guru-guru MI, khususnya guru Aswaja, tentang materi Aswaja serta metodologi pendidikannya. Dalam pelatihan ini materi yang diberikan antara lain: Ke-NU-an, Metodologi Pendidikan Aswaja, Amaliah Aswaja NU dan materi tentang peta Islam radikal dan counter terhadap alirannya.

Dalam sambutannya PCNU Jombang yang diwakili oleh H. Hamid Bisri (gus Mamik) mengatakan: “Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya PCNU Jombang untuk meningkatkan kemampuan guru-guru MI dalam menyampaikan materi Aswaja. Disamping itu juga sebagai upaya untuk mendinamisasi LP Ma’arif NU Jombang agar bisa lebih eksis dalam menjalankan perannya”. Lebih lanjut Gus Mamik mengatakan bahwa, PCNU Jombang saat ini sedang membangun kerjasama melalui MoU dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementrian Agama Jombang dalam upaya memperbaiki kondisi lembaga pendidikan di lingkungan NU Jombang.

Acara yang dihadiri 165 peserta ini juga dihadiri oleh penasehat LP Ma’arif Jombang, H. Halim Iskandar. Dalam sambutannya dia menegaskan bahwa, LP. Ma’arif merupakan ujung tombak bagi pengkaderan di organisasi NU. “Ma’rif merupakan lembaga yang melakukan kegiatan pendidikan bagi anak-anak di sekolah. Karena itu, Ma’arif memegang peran vital dalam upaya kaderisasi di tubuh NU. Hal ini karena, bagi saya, kaderisasi yang paling kongkrit adalah melalui pendidikan di sekolah” ulasnya.

Disamping materi tentang ke-NU-an, metodologi pendidikan dan Aswaja, dalam pelatihan ini juga disampaikan materi counter terhadap aliran radikal dalam Islam, yang disampaikan oleh KH. Wazir Ali, Lc. Materi ini disampaikan karena pada akhir-akhir ini, gejala Islam radikal merebak ke mana-mana, bahkan sampai ke pelosok desa. Aliran ini banyak mempersoalkan amaliah NU bahkan cenderung merongrong NU dengan ‘mencuri’ jama’ah yang ada di bawah. Aliran Islam radikal juga sangat bertentangan dengan paham yang selama ini diajarkan NU. (mus-ab)

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger